Internet untuk Pembelajaran

UKM, DWA - Perkembangan teknologi, terutama teknologi internet, memiliki dampak signifikan dalam penyebarluasan informasi dan ilmu pengetahuan. Dalam bidang pendidikan sendiri, kemajuan internet berpotensi sebagai langkah baru untuk membuat pembelajaran semakin efektif dan produktif.
“Kemajuan tersebut harus dapat dimanfaatkan dengan baik dan harus diikuti dengan cepat. Oleh karenanyalah dibutuhkan kemampuan untuk mengikuti, mengantisipasi perkembangan-perkembangan yang terjadi,” papar Rektor Universitas Kristen Maranatha Bambang Abednego ketika membuka acara Seminar and Workshop in E-Learning Education 2.0; Intenet Developments and Implications for Teaching and Learning in Higher Education, Senin (22/10), di Ruangan Teater, Gedung Administrasi Pusat (GAP) lantai delapan, UKM. Seminar ini difasilitasi oleh Dr. Daniel Churchill dari The University of Hong Kong dan dihadiri kurang lebih oleh 160 hadirin.
Dalam presentasinya, Dr. Daniel mengemukakan, setiap institusi pendidikan sedianya sudah mulai mendayagunakan teknologi-teknologi internet seperti weblogs, social bookmarking, wikis, podcasts, RSS feeds, web application programming interfaces (APIs), dan pelayanan web online seperti eBay dan Gmail saat menerapkan proses belajar mengajar. Perkembangan teknologi-teknologi internet yang biasa disebut dengan generasi Web 2.0 inilah, tegas Dr. Daniel, yang mampu membuka kemungkinan baru dalam nilai-nilai pembelajaran. “Anda belajar banyak hal baru dari orang lain,” katanya.
Ketika ditemui DWA di sela-sela acara, Dr. Daniel mengatakan, kemauan sebuah institusi pendidikan dalam menyelusuri teknologi dunia dan melakukan perubahan adalah sebuah langkah pembelajaran yang sangat maju. “Dengan teknologi-teknologi ini kita tidak hanya memiliki tanggung jawab baru terhadap pendidikan tapi juga terhadap didikan generasi baru untuk memahami kemungkinan yang dimiliki teknologi baru ini. Tidak hanya memahami hal tersebut untuk pembelajaran, tapi juga memahami apa resiko ketika menggunakan teknologi ini, bagaimana membedakakan antara informasi baik dan buruk, bagaimana merubah informasi itu di mana semuanya itu menegaskan manfaat terhadap pembelajaran dan perkembangan mereka,” tuturnya.
Langkah awal yang dapat diterapkan, menurut Dr. Daniel, adalah dengan menganjurkan serta memberikan pengertian secara menyeluruh akan manfaat dari pendayagunaan teknologi internet terhadap aspek-aspek pembelajaran. Implikasi teknologi intenet dalam setiap aspek pembelajaran inilah yang kemudian diberikan Dr. Daniel dalam lokakarya E-Learning yang berlangsung dari Selasa (23/10) hingga Rabu (24/10), di Grha Widya Maranatha (GWM) lantai sembilan, UKM. (bh)